Kepala LLDIKTI Wilayah V Hadir Berikan Materi Pencegahan Kekerasan, Narkoba dan Korupsi di Lingkungan Perguruan Tinggi
Yogyakarta, 16 September 2026 - Menjadi mahasiswa bukan hanya tentang mengejar prestasi akademik, tetapi juga tentang belajar menjadi bagian dari lingkungan pendidikan yang aman, sehat, berintegritas, dan bertanggung jawab. Pesan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 STIM YKPN Yogyakarta melalui sesi spesial bersama Kepala LLDIKTI Wilayah V Daerah Istimewa Yogyakarta, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D.
Pada sesi tersebut, mahasiswa baru mendapatkan materi yang mengangkat isu penting mengenai pencegahan kekerasan, narkoba, dan korupsi di lingkungan perguruan tinggi. Kehadiran Kepala LLDIKTI Wilayah V secara langsung memberikan pengalaman tersendiri bagi mahasiswa baru sekaligus memperluas wawasan mereka mengenai tantangan dan tanggung jawab sebagai bagian dari komunitas pendidikan tinggi.
Pembekalan ini menjadi penting karena mahasiswa memasuki lingkungan baru yang tidak hanya menuntut kemampuan akademik, tetapi juga kedewasaan dalam bersikap dan mengambil keputusan. Lingkungan perguruan tinggi perlu menjadi ruang yang aman bagi setiap mahasiswa untuk belajar, berkembang, berorganisasi, menyampaikan pendapat, serta membangun relasi tanpa kekerasan maupun diskriminasi.
Melalui materi yang disampaikan, mahasiswa diajak memahami bahwa pencegahan kekerasan, penyalahgunaan narkoba, dan praktik korupsi merupakan tanggung jawab bersama. Menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan berintegritas tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan institusi, tetapi membutuhkan kesadaran dan keberanian setiap individu untuk menjaga nilai-nilai tersebut.
Membangun Kesadaran Sejak Hari Pertama Menjadi Mahasiswa
Bagi mahasiswa baru, pembekalan ini menjadi momentum untuk memahami bahwa status sebagai mahasiswa membawa konsekuensi berupa hak sekaligus tanggung jawab. Mahasiswa memiliki hak untuk memperoleh lingkungan belajar yang aman dan nyaman, namun pada saat yang sama juga memiliki kewajiban untuk menghormati hak orang lain serta menjaga tata nilai yang berlaku di lingkungan akademik.
Pesan mengenai anti kekerasan memberikan pemahaman bahwa setiap bentuk kekerasan tidak memiliki tempat di lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa juga dibekali kesadaran mengenai pentingnya menjauhi narkoba dan berbagai perilaku yang dapat merusak diri maupun lingkungan sekitarnya.
Sementara itu, nilai anti korupsi dikenalkan sebagai bagian dari pembentukan karakter dan integritas. Integritas tidak hanya berbicara mengenai persoalan besar, tetapi juga dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan keberanian untuk melakukan hal yang benar.
Dengan demikian, pembekalan tersebut tidak hanya menjadi materi yang didengar oleh mahasiswa pada masa orientasi, tetapi diharapkan menjadi nilai yang terus dibawa selama menjalani kehidupan akademik di STIM YKPN Yogyakarta.
Antusiasme Mahasiswa Baru
Antusiasme mahasiswa baru terlihat selama sesi berlangsung. Sesi yang dimoderatori oleh Drs. M. Roni Indarto, M.Si. memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh berdiskusi secara langsung dengan narasumber dan memberikan perspektif yang lebih luas mengenai kehidupan perguruan tinggi sekaligus memahami posisi mereka sebagai bagian dari ekosistem pendidikan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Bagi STIM YKPN Yogyakarta, pembekalan ini sejalan dengan semangat PKKMB 2026 bertema “Start Your Journey, Fly Beyond The Ordinary.” Perjalanan mahasiswa di STIM YKPN bukan hanya tentang memulai pendidikan tinggi, tetapi juga tentang mempersiapkan diri menjadi pribadi yang mampu tumbuh, beradaptasi, dan memberikan kontribusi positif.
Kehadiran Kepala LLDIKTI Wilayah V dalam PKKMB 2026 sekaligus memperkuat pesan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya membentuk kompetensi, tetapi juga karakter dan integritas. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi mahasiswa STIM YKPN untuk menjalani perjalanan akademiknya dan kelak berkontribusi secara positif di dunia profesional maupun masyarakat.