STIM YKPN Yogyakarta Bekali Mahasiswa dengan Strategi Personal Branding
Yogyakarta, 3 Oktober 2026 - Kemampuan berkomunikasi tidak hanya dibutuhkan untuk menyampaikan gagasan dengan baik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun citra dan membuka peluang di dunia profesional. Menjawab kebutuhan tersebut, STIM YKPN Yogyakarta kembali menghadirkan kuliah praktisi yang mempertemukan mahasiswa dengan narasumber yang berpengalaman langsung dari dunia profesional.
Kuliah praktisi yang dilaksanakan secara daring pada Sabtu, 3 Oktober 2026 ini menghadirkan Safira Nikmah, Founder Seraya Media Agency, dengan mengangkat tema “From Campus to Career: Build Personal Brand That Opens Opportunities.” Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran mata kuliah Kepribadian Manajerial, yang diampu oleh Ibu Alivia Meyrizka Utami, S.E., M.Sc. dan Ibu Rasistia W. Primadineska, S.E., M.Sc, serta diikuti oleh mahasiswa baik kelas reguler maupun kelas karyawan.
Adanya kuliah praktisi ini menjadi salah satu upaya STIM YKPN untuk memberikan pengalaman belajar yang tidak berhenti pada pemahaman konsep. Mahasiswa diajak melihat bagaimana pengetahuan yang diperoleh di ruang kelas dapat diterapkan dalam situasi nyata, termasuk bagaimana membangun komunikasi, menunjukkan kompetensi, serta membentuk personal branding yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Personal Branding: Value & Visibility
Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin dinamis, mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kompetensi akademik. Kemampuan mengenali potensi diri, mengomunikasikan keunggulan, membangun kredibilitas, serta menunjukkan karakter profesional menjadi bekal yang semakin penting.
Melalui tema “From Campus to Career”, mahasiswa diajak memahami bahwa proses membangun karier sebenarnya dapat dimulai sejak berada di bangku kuliah. Personal branding bukan semata-mata tentang bagaimana seseorang terlihat di media sosial, melainkan tentang bagaimana seseorang dikenal berdasarkan kompetensi, karakter, nilai, dan kontribusi yang konsisten.
Dengan kemampuan personal branding, mahasiswa diharapkan tidak hanya membangun rasa percaya diri, tetapi juga memahami apa yang ingin mereka komunikasikan tentang dirinya dan nilai apa yang ingin mereka tawarkan kepada lingkungan profesional.
Belajar dari Praktisi yang Berkecimpung di Dunia Personal Branding
Safira Nikmah hadir dengan pengalaman di bidang personal branding dan strategi komunikasi. Dalam profil profesionalnya, Safira memperkenalkan diri sebagai Personal Branding Consultant & Content Strategist dan saat ini berkecimpung di Seraya Media Personal Branding Agency. Pengalamannya mencakup pengembangan arah dan positioning personal brand, strategi marketing communication, content strategy, storytelling framework, campaign narrative, serta brand clarity. Ia juga tercatat telah menangani lebih dari 10 klien personal branding yang berasal dari kalangan profesional dan founder. Salah satu pengalaman yang tercatat adalah keterlibatannya dalam Festival Cisande, termasuk pengembangan konsep kampanye yang berhasil menjangkau lebih dari 1.000 audiens dan memperoleh penghargaan sebagai best campaign.
Pengalaman tersebut menjadi relevan bagi mahasiswa yang sedang berada pada fase transisi dari dunia akademik menuju dunia profesional. Sebelum memasuki dunia kerja, mahasiswa perlu mulai membangun kesadaran tentang siapa dirinya, kompetensi apa yang dimiliki, bidang apa yang ingin ditekuni, serta bagaimana mengomunikasikan dirinya secara tepat.
Membentuk Lulusan yang Tidak Hanya Paham Manajemen, tetapi Siap Menjadi Profesional
Sebagai institusi yang memiliki pengalaman panjang dalam pendidikan manajemen, STIM YKPN tidak hanya ingin menghasilkan lulusan yang memahami konsep manajemen, tetapi juga lulusan yang mampu berkomunikasi, bekerja sama, memimpin, beradaptasi, dan membawa dirinya secara profesional.
Pembelajaran melalui praktisi memberikan ruang bagi mahasiswa untuk melihat bahwa keberhasilan di dunia kerja merupakan perpaduan antara kompetensi, karakter, komunikasi, dan kemampuan beradaptasi.
Karena itu, mata kuliah Kepribadian Manajerial akan terus dikembangkan sebagai salah satu penciri pembelajaran manajemen di STIM YKPN Yogyakarta. Semakin dekat mahasiswa dengan dunia praktis, semakin banyak pengalaman nyata yang dapat mereka bawa dari kampus menuju karier.
Melalui pendekatan tersebut, STIM YKPN Yogyakarta terus memperkuat komitmennya untuk memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya membuat mahasiswa “tahu tentang manajemen”, tetapi juga “siap menjalankan peran sebagai profesional dan calon manajer.”